Lompat ke isi utama

Berita

Mastang Berikan Pemahaman kepada Pemilih Pemula tentang Pentingnya Data Kependudukan.

-

Barru, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu Barru, Mastang melakukan diskusi langsung dengan siswa yang telah berusia 17 tahun maupun yang akan memasuki usia tersebut dalam kegiatan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). 

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai status sebagai pemilih pemula serta pentingnya keakuratan data kependudukan dalam memastikan pemenuhan hak pilih” ujar Mastang saat ditemui, jumat (06/10/2026).

Dalam diskusi tersebut, Mastang menggali pengetahuan siswa mengenai persyaratan menjadi pemilih, proses pendataan pemilih, dan pentingnya memastikan kesesuaian data kependudukan. 

Hasil diskusi menunjukkan bahwa sebagian siswa telah memahami usia 17 tahun sebagai salah satu syarat untuk menggunakan hak pilih. Namun, masih terdapat siswa yang belum memahami secara jelas proses pendataan dan pentingnya memastikan data kependudukan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa pemilih pemula perlu mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai hak pilih dan administrasi kependudukan sejak dini.

“Pemilih pemula perlu memahami bahwa pemenuhan hak pilih tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga pentingnya memastikan data kependudukan yang dimiliki sudah benar dan sesuai. Karena itu, siswa perlu aktif mencari informasi serta memastikan data dirinya tercatat dengan baik dalam proses pemutakhiran data pemilih,” ujar Mastang.

Melalui kegiatan ini, Mastang juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, menjaga keakuratan data pribadi, dan mencari informasi mengenai status kepemilihannya melalui saluran resmi.

Selain itu, Mastang mengingatkan bahwa pemilih pemula memiliki peran dalam menjaga kualitas demokrasi. Peran tersebut dapat dimulai dengan memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab ketika memenuhi persyaratan, serta bersikap kritis terhadap informasi yang diterima, terutama informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Kegiatan uji petik ini menjadi bagian dari upaya pengawasan Bawaslu Kabupaten Barru untuk mendorong data pemilih yang akurat dan mutakhir sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya administrasi kependudukan dalam pemenuhan hak pilih.

Foto: Narmita
Editor: Dliy