Lompat ke isi utama

Berita

Siapkan P2P 2026, Bawaslu Barru Hadiri Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi

image

Tangkapan layar peserta Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, Rabu (22/04/2026).

Barru, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu Kabupaten Barru mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan secara hybrid, Rabu (22/04/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, didampingi Anggota Bawaslu Saiful Jihad dan Andarias Duma’. Program P2P dijadwalkan menjadi agenda krusial yang berlangsung pada rentang Mei hingga Oktober 2026 sebagai sarana strategis dalam membangun kesadaran demokrasi masyarakat.

Dalam arahannya, Mardiana Rusli menegaskan bahwa P2P bukan sekadar agenda sektoral, melainkan representasi wajah kelembagaan yang harus dijaga secara kolektif. “Kegiatan P2P ini adalah kegiatan Bawaslu secara keseluruhan, bukan hanya milik divisi pencegahan. Karena itu, kita harus bergerak bersama-sama dan membunyikan kegiatan ini di berbagai lini masa, agar dampaknya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Saiful Jihad selaku Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat menekankan pentingnya keberlanjutan program. Menurutnya, keberhasilan P2P tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kontribusi para alumni setelah program selesai. “Kita harus memastikan adanya tindak lanjut dari kegiatan P2P ini, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada pelaksanaan semata. Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah membentuk komunitas digital bagi para alumni P2P sebagai ruang kolaborasi pengawasan partisipatif,” jelasnya.

Sementara itu, Andarias Duma’ mengingatkan jajaran pengawas di daerah agar tetap menjaga integritas dan kinerja di tengah dinamika keterbatasan anggaran. “Keterbatasan anggaran tidak boleh membuat kita berpangku tangan. Justru dalam kondisi tersebut, kita dituntut tetap optimal menjalankan tugas. P2P adalah wadah strategis bagi kita untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HPPH) Bawaslu Barru, Mastang, menyampaikan komitmen Bawaslu Barru dalam mendukung penuh pelaksanaan program P2P di daerah. “Kami siap mengoptimalkan pelaksanaan P2P di Kabupaten Barru dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Harapannya, melalui program ini akan lahir pengawas partisipatif yang aktif dan berkelanjutan dalam mengawal proses demokrasi,” ujarnya.

 

Penulis: Andi Muh. Irvandi

Editor: Andi Muh. Irvandi

Foto: Humas Bawaslu Barru